sekolah

sekolah
sekolah

Selasa, 03 Agustus 2010

M Nuh: Beasiswa untuk Pengajar Bahasa Indonesia di China - Tribunnews.com

M Nuh: Beasiswa untuk Pengajar Bahasa Indonesia di China - Tribunnews.comMendiknas M Nuh berjanji akan memberikan beasiswa kepada tenaga pengajar pada institusi pendidikan di China yang mengajarkan Bahasa Indonesia. demikian dikatannya sebelum berangkat mengunjungi Shanghai International Studies University (SISU), Senin (2/8/2010) siang,.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mendorong pengenalan dan promosi Indonesia seutuhnya di China. Dijelaskan mantan Menkominfo pada Kabinet Indonesia Bersatu I ini, pengajaran Bahasa Indonesia oleh beberapa universitas di China tidak sekadar wujud dari perhatian China terhadap signifikansi Indonesia dari segi ilmu pengetahuan, tapi juga refleksi makin tingginya kepedulian masyarakat Tiongkok terhadap budaya dan perkembangan Indonesia di segala bidang.

"Karena itu, upaya pengajaran studi Indonesia tersebut akan mendapatkan perhatian dan dukungan khusus dari pihak pemerintah . Salah satunya dengan memberikan beasiswa bagi guru-guru di China yang mengajarkan Bahasa Indonesia untuk melanjutkan studi di tingkat master maupun doktoral di Indonesia. Ini dilakukan guna menjamin kualitas pengajaran yang baik dan standar," kata Nuh.

Mendiknas menekankan, peningkatan kerjasama antara kedua negara (Indonesia-China (red), adalah bagian dari Paradigma pergeseran kekuatan dan sumber-sumber ekonomi dan sosial budaya dunia dari Barat ke Timur, atau ke Asia, dimana China dan Indonesia sebagai motor.

"Itu sebabnya menjadi tanggung jawab moral dari generasi kini dan mendatang untuk memperkuat hubungan yang telah terjalin antara kedua bangsa melalui sejarah panjang yang dimulai dari sebelum abad ke-13," katanya.

Mantan Rektor ITS ini juga menjelaskan jika kementriannya menjamin sekaligus mendorong diintensifkannya kerjasama pengiriman dosen sebagai tenaga pengajar Bahasa Indonesia ke China, pertukaran guru,dan pemberian beasiswa bagi mahasiswa China untuk belajar di Indonesia.

Sebaliknya, dari pihak Indonesia juga mengharapkan kerjasama untuk pengiriman guru Bahasa Mandarin yang berkualitas ke Indonesia dengan memperhatikan kebutuhan pengajaran bahasa tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar