sungai Buaya dan suku kubu
BagikanMinggu, hari itu, dengan sepeda motor, jalan jalan di jalan rintisan Tebing Tinggi - Pendopo. jalan masih lengket maklum masih berstatus rintisan cukup lebar dan masih kelihatan bekas-bekas alat berat, karena takut terglincir belok kanan putar haluan.
Ingat ada jalan setapak yang sering dilalui, lewat saja sana, jalan setapak ini merupakan jalan tembus menuju perumnas Griya sejahtera. becek memang tapi tidak lengket dan licin.karena masih ditumbuhi rumput pendek. maklum belum ada rintisan untuk dijadikan jalan umum. Ada banyak pohon Melinjo yang berjajar rapi,
Sambil terus jalan di atas sepeda motor berpapasan dengan seseorang, tanpaknya pemilik kebun melinjo, ia menyapa, "kemana ?.." saya memang sudah mengenalnya. saya jawab saja "kesana" dengan mengacungkan tangan kiri, "awas hati hati ada orang kubu disitu" seraya menunjuk searah dengan acungan tangan saya.
penasaran, pengen lihat tancap gas saja. benar saja ada sekitar sepuluh keluarga kubu di situ, dengan berbagai macam activitas. memasak menyiapkan tempat istirahat, membuat api semua dilakukan perempuan. yang laki-laki sibuk dengan mencari perbekalan untuk dimakan di sore ini dan malam ada yang sudah mendapat beberapa ikan gabus sebesar lengan. yang ditangkap dengan menggunakan sampit dari bambu.
Sekitar empat pria tampak sedang mengacungkan tombak keatas sekitar 45 derajat, siap untuk dilempar, beberapa kali melihat kearah sasaran di air. hup tombak dilempar oleh 4 pria ke atas setelah tombak menghujam ke air ke 4 pria tadi menuju ke arah tombak terhujam.
benar saja 3 tombak mengenai sasaran, ternyata bukan ikan melainkan kura-kura 3 tombak mengenai sasaran satu tombak hanya tertancap di dalam air lumayan untuk makan kata mereka.
Sayang saya tidak berani mengajak mereka bicara lebih banyak. dan bertanya banyak hal. kecuali mengamati prilaku mereka kurang lebih setengah jam.
Perburuan mereka belum berahir. ternyata masih banyak kura-kura dapat mereka buru. perburuan selesai setelah tidak kurang dari 20 ekor kura-kura didapat. selain itu mereka juga memasang perangkapikan lumayan banyak sekitar setangah karung goni mereka dapatkan.
Pemillik kebun melinjo memanggil nama saya. melambaikan tangan. "kesini" katanya saya menuju kearahnya dia berbisik. "cepat pulang jangan terlalu lama dengan mereka." anjuran mungkin berdasarkan pengalaman. pulang...???
Ingat ada jalan setapak yang sering dilalui, lewat saja sana, jalan setapak ini merupakan jalan tembus menuju perumnas Griya sejahtera. becek memang tapi tidak lengket dan licin.karena masih ditumbuhi rumput pendek. maklum belum ada rintisan untuk dijadikan jalan umum. Ada banyak pohon Melinjo yang berjajar rapi,
Sambil terus jalan di atas sepeda motor berpapasan dengan seseorang, tanpaknya pemilik kebun melinjo, ia menyapa, "kemana ?.." saya memang sudah mengenalnya. saya jawab saja "kesana" dengan mengacungkan tangan kiri, "awas hati hati ada orang kubu disitu" seraya menunjuk searah dengan acungan tangan saya.
penasaran, pengen lihat tancap gas saja. benar saja ada sekitar sepuluh keluarga kubu di situ, dengan berbagai macam activitas. memasak menyiapkan tempat istirahat, membuat api semua dilakukan perempuan. yang laki-laki sibuk dengan mencari perbekalan untuk dimakan di sore ini dan malam ada yang sudah mendapat beberapa ikan gabus sebesar lengan. yang ditangkap dengan menggunakan sampit dari bambu.
Sekitar empat pria tampak sedang mengacungkan tombak keatas sekitar 45 derajat, siap untuk dilempar, beberapa kali melihat kearah sasaran di air. hup tombak dilempar oleh 4 pria ke atas setelah tombak menghujam ke air ke 4 pria tadi menuju ke arah tombak terhujam.
benar saja 3 tombak mengenai sasaran, ternyata bukan ikan melainkan kura-kura 3 tombak mengenai sasaran satu tombak hanya tertancap di dalam air lumayan untuk makan kata mereka.
Sayang saya tidak berani mengajak mereka bicara lebih banyak. dan bertanya banyak hal. kecuali mengamati prilaku mereka kurang lebih setengah jam.
Perburuan mereka belum berahir. ternyata masih banyak kura-kura dapat mereka buru. perburuan selesai setelah tidak kurang dari 20 ekor kura-kura didapat. selain itu mereka juga memasang perangkapikan lumayan banyak sekitar setangah karung goni mereka dapatkan.
Pemillik kebun melinjo memanggil nama saya. melambaikan tangan. "kesini" katanya saya menuju kearahnya dia berbisik. "cepat pulang jangan terlalu lama dengan mereka." anjuran mungkin berdasarkan pengalaman. pulang...???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar